Goa Seplawan : petualanganku …


Sekitar bulan Desember 2007 saya dan teman-teman berencana pergi refresing atau jalan-jalan mencari kesegaran suasana.Rombogan kami ada sekitar 12 orang.Kami memutuskan untuk pergi camping,dan tujuan awal kami adalah goa kiskendo di wilayah kulon progo.

Hari H pun tiba, rombonganpun berangkat dengan membawa perbekalan sarimi dan ayam ingkung untuk acara camping disana,tapi anehnya kami tidak membawa alat-alat masak seperti kompor, kayu dan sebagainya karena terburu-buru,aneh ya.Rencana jadwal keberangkatan jam 3 sore tapi karena kurang persiapan kami berangkat menjelang maghrib jam setengah 6 sore.

Dalam perjalanan kami mendapat banyak ujian dan tantangan.Diantaranya, ketika rombongan baru berjalan setengah kilometer, salah satu motor teman kami mogok, akhirnya kami harus sabar menanti teman kami yang pulang untuk ganti motor.Setelah mendapatkan motor pengganti,perjalananpun dilanjutkan,akan tetapi tidak berselang lama hujanpun turun amat sangat derasnya sehingga memaksa kami untuk berteduh.Kami berteduh dalam keadaan terpisah-pisah karena sebagian rombongan sudah mendahului di depan beberapa kilometer.Setelah hujan reda saya dan beberapa teman menghampiri rombongan yang terpisah didepan,setelah bertemu dan berkumpul semua, kami putuskan sholat maghrib dulu di daerah seyegan sleman.Setelah selesai sholat perjalananpun dilanjutkan, dengan ditemani hujan rintik-rintik dan angin malam yang dingin, kami menggenjot sepeda motor kami menuju arah perbukitan kulon progo.

Sampai di daerah perbukitan jalanan mulai menanjak, kami harus berjuang keras agar motor kami bisa kuat menaiki tanjakan-tanjakan yang tinggi,beberapa teman kami sempat down semangatnya karena sebagian belum berpengalaman di medan seperti ini.Jika tidak hati-hati, perjalanan di medan seperti ini bisa berbahaya apalagi pada malam hari, sebab di kanan kiri jalan banyak jurang dan tebing yang curam.Setelah setengah jam susah payah berjalan mendaki, akhirnya kami pun tiba di goa kiskendo.Akan tetapi kami agak kecewa, disana lokasinya kurang diminati, akhirnya kami bertemu seorang warga, dia mengtakan kalau di atas bukit masih ada goa lagi dan pemandangan disana cukup indah,namanya goa seplawan,hm.. masih asing bagi kami. Dan kamipun akhirnya naik lagi, menurut warga tadi jarak goa seplawan dari goa kiskendo sekitar 7 kilometer di wilayah kaligesing Purworejo, wooouw….,ternyata perjalanan kami belum selesai, kamipun mengumpulkan sisa-sisa tenaga dan semangat, dengan agak terpaksa dibalut rasa penasaran kami melanjutkan perjalanan menaiki tanjakan.

Perjalanan kami bertambah berat karena tanjakan sekarang bertambah tinggi dan licin ditambah jalanan aspal yang rusak parah sehingga kami harus hati-hati.Hujan gerimis belum reda dan suasana dinginnya malam semakin mencekam,sampai diatas bukit kabut putih yang sangat tebal menutupi jarak pandang kami, sorot cahaya lampu motorpun tidak mampu menembusnya, tangan dan badan sampai tidak kelihatan.Kami berkomunikasi satu sama lain melalui klokson motor, seperti orang berkampanye.Yang sangat kami takutkan adalah ban motor kami bocor atau kami masuk jurang.Tapi kami tetap tidak menyerah, dengan ‘semangat 45’ kamipun berjuang habis-habisan.Hingga akhirnya setelah berjuang mati-matian dan amat melelahkan kamipun tiba di tempat tujuan yaitu goa seplawan,suasana sangat sunyi, hening, dingin dan gelap.Hanya ada beberapa lampu pijar yang menyala.

Setelah selesaì istirahat, kamipun mulai mencari tempat untuk mendirikan tenda.Saya dan temanku si jo naik ke atas bukit dan wow subhanalloh pemandangannya begitu indah sangat mempesona.Pemandangan lampu-lampu kota jogja berkedap kedip seperti bintang menyambùt kedatangan kami.Lelah kami serasa terobati.Kamipun segera mendirikan tenda didekat gardu pandang, kami harus hati-hati karena didepan gardu ada tebing dan jurang yang sangat dalam.Sebagian dari kami ada yang memasak, karena tidak membawa peralatan masak kamipun memasak apa adanya yang penting ‘mambù genì’/bau api.Temen-temenku makan dengan lahapnya sampai-sampai saling berebutan sungguh memalukan tapi menyenangkan dan lucu.

Maklum mungkin sebelum berangkat mereka belum makan sampai-sampai cadangan makanan yang buat esok haripun ludes habis tak bersisa.Setelah kenyang kamipun berkumpul bercengkerama sambil menikmati pemandangan malam kota jogja yang luarbiasa.

Saat-saat yang dinantipun tiba yaitu fajar subhanalloh sungguh luarbiasa keagunganMU ya Alloh indah banget. gelap yang menutupi pandangan akhirnya tersingkap, luarbiasa pemandangannya.Kami semua takjub. hawanya yang sangat sejuk sangat menyegarkan.

Dari gardu pandang kita dapat menikmati keindahan kota jogja dan sekitarnya bahkan keindahan ombak pantai selatanpun dapat terlihat,karena sangat senang Kamipun berencana untuk tetap disini hingga besok, tapi karena bahan makanan kami sudah habis tadi malam buat rebutan maka ketimbang kelaparan kamipun memutuskan untuk pulang,

 

 

 

 

 

 

 

 

sebelum pulang kami sempatkan untuk berfoto-foto dulu.Setelah puas kamipun berkemas, sebelum pulang saya dan beberapa teman sempatkan untuk mengunjungi goa.

Goa seplawan berada di tengah-tengah taman.Kamipun masuk,kami masuk melalui pintu tangga mengarah ke bawah goa subhanalloh sangat indah goanya,goa seplawan termasuk goa yang masih aktif, ini ditandai dengan masih aktifnya pembentukan stalagtit dan stalagmit di dalam goa.Menurut warga sekitar goa ini pernah ditelusuri oleh tim ekspedisi selama 4 hari tetapi mereka belum menemukan ujungnya sampai saat ini.Dan di tahun 1979 pernah ditemukan dua arca emas di goa ini.Di mulut goa banyak ditumbuhi tumbuhan perintis yaitu lumut.Jika kita melihat ke dalam maka kita harus extra hati-hati karena banyak bebatuan dan lumpur yang amat licin.Apabila memakai sepatu sebaiknya dilepas kalau tidak ingin kotor. Sangat indah melihat ornamen-ornamen di dalam goa seperti stalagtit dan stalagmit yang bermacam rupa, bentuk dan ukurannya.Kami menyusuri goa hingga batas lampu terakhir.Selanjutnya adalah jurang gelap yang tidak dapat dilalui tanpa peralatan yang lengkap.Akhirnya kami putuskan untuk kembali.Setelah sampai diatas kami langsung bersih-bersih dan mandi.Setelah selesai kami semua langsung pulang,kapan-kapan kami akan kembali insya Alloh.

Berlanjut ke Goa Seplawan Bagian 2 (Akhirnya Doaku Terkabul,Aku kembali ke Seplawan)

˄

Artikel terkait :

PETUALANGAN WISATA ALAM GOA CERME IMOGIRI BANTUL YOGYAKARTA (Tips Menelusuri Goa Cerme)

 CERITA DI BALIK TEBALNYA KABUT PUNCAK SUROLOYO (Kecewa di Suroloyo)

Goa Seplawan Bagian 2 (Doaku Terkabul,Aku Kembali ke Seplawan)

Suka Artikel ini ?silahkan berbagi dengan teman atau saudara anda melalui tombol-tombol di bawah ini :

2 Tanggapan

  1. […] terkesan mengunjungi Goa Seplawan yang berada di daerah Kaligesing Purworejo,akhirnya aku ingin mencari goa lain yang ingin aku […]

  2. […] mungkin terinspirasi karena di tahun lalu pada bulan yang sama kita juga sempat pergi camping ke seplawan,mungkin ini yang membuat kita […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: